Monday, April 13, 2015

Telah kubaktikan asa dan nafasku
demi masa depan anak-anak yang dititipkan padaku
tuk kujadikan bernilai dan akhirnya melangkah maju
jauh mendahului langkah-langkah pelanku

Telah kusaksi berjuta angan yang datang dan pergi
menyesakkan relung hati yang seperti dijeruji
berjuta pertanyaan akan kapankah waktu bagi diri
tuk bolehlah melangkah lagi

Tanpa apapun yang kuharapkan
hanya waktu yang menjadi tak terkatakan
betapa payah hati yang sedemikian tertahan
di belokan harapan tuk sebuah keabadian

Tanpa apapun lagi yang buatku tertahan
ada langkah-langkah panjang kehidupan
yang harusnya segera dijalankan
dan kemudian pulang memeluk senja tak bertuan

5 comments: