Jalan Tuk Kembali

Sesaat ku ingat nafas yang lekat
di perjalanan yang sunyi
seakan engkau kembali dekat
namun kemudian tiba ujung hari

Istana megah di lautan rasa
terbangun dari bata merah darah
sesuatu yang terbayar dengan asa
dan tanpa sekalipun menyerah

Selama apa kah harus dinanti
semua yang pernah kau utarakan pasti
di kelokan penuh rupa janji
adakah di penghujung penantian ini?

Istirahat ini kiranya telah cukup
ada saat bangkit dan lanjutkan langkah lagi
tak perlu risaukan pintu yang tertutup
karna akan selalu ada jalan tuk kembali

Naskah Terkait

Komentar